Hati yang Mengerti Lebih Dulu

 Hati yang Mengerti Lebih Dulu

Ada satu detak yang berubah Saat namamu singgah tanpa suara. Tak ada aba-aba, Namun waktu seakan melambat di antara kita.

Hatiku tahu lebih dulu Sebelum bibir sempat mengaku. Ia berlari mengejar rindu Yang bahkan belum sempat kusentuh.

Mengapa langit terasa lebih biru? Mengapa angin membawa senyummu? Mungkin cinta memang datang diam-diam, Lalu mengubah dunia tanpa meminta izin.

Di setiap debar Ada doa yang tak terucap. Di setiap tatap Ada harapan yang tak pernah lelap.

Jika ini hanya mimpi, Biarkan malam menjaganya. Jika ini benar cinta, Biarkan waktu menyempurnakannya.

Sebab cinta bukan sekadar kata, Bukan hanya bunga yang mekar sesaat. Ia adalah jantung yang tetap setia berdetak, Memanggil satu nama... Meski dunia memilih diam.

Dan bila esok kita dipertemukan, Aku tak perlu banyak alasan. Karena sejak debar pertama itu, hatiku telah mengenalmu Sebagai rumah yang tak pernah ingin kutinggalkan.


Posting Komentar untuk "Hati yang Mengerti Lebih Dulu"