• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    terkini

    Iklan

    Sunyi sebagai Bentuk Perlawanan di Dunia Digital

    Selasa, 30 Desember 2025, Desember 30, 2025 WIB Last Updated 2025-12-29T22:32:58Z

     

    Di era digital, keberadaan sering diukur dari kebisingan. Siapa yang paling sering muncul, paling keras berbicara, dan paling cepat merespons dianggap paling relevan. Namun di tengah kebisingan ini, muncul satu sikap yang kian langka: sunyi.

    Sunyi bukan ketidakhadiran, melainkan pilihan sadar untuk tidak larut.

    Berfikir


    Kebisingan sebagai Standar Baru

    Media sosial mendorong kehadiran konstan. Diam sering disalahartikan sebagai tidak tahu, tidak peduli, atau tidak punya pendapat.

    Padahal, tidak semua hal perlu ditanggapi. Tidak semua opini perlu dibalas. Tidak semua peristiwa menuntut reaksi.

    Sunyi memberi ruang bagi pemikiran yang utuh.

    Sunyi Bukan Lari, Tapi Menjaga Diri

    Memilih sunyi bukan berarti apatis. Ia justru bentuk perlindungan terhadap kesehatan mental dan kejernihan berpikir.

    Dalam sunyi, seseorang bisa:

    • Menyaring informasi
    • Mengenali emosi sendiri
    • Memahami sebelum berbicara

    Sunyi adalah jeda yang memungkinkan kita tetap waras.

    Perlawanan yang Tidak Terlihat

    Di dunia yang mendorong reaksi instan, memilih untuk tidak bereaksi adalah bentuk perlawanan yang halus.

    Ia tidak viral, tidak heroik, tetapi menjaga integritas.

    Sunyi melawan algoritma dengan cara paling sederhana: tidak memberi perhatian pada hal yang tidak layak mendapatkannya.

    Penutup

    Sunyi bukan kelemahan. Ia adalah kekuatan yang bekerja dalam diam.

    Di tengah dunia yang terus berteriak, mungkin keberanian terbesar adalah tetap tenang.

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Sunyi sebagai Bentuk Perlawanan di Dunia Digital

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer

    Iklan

    Close x