Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Status Paket di tahan sementara

 Belanja secara online erat kaitannya dengan model bisnis yang kian hari kian mengalami perubahan dari offline menuju serba online.

Kemudahan dan kepuasan berbelanja secara cepat dan fleksibel menjadi daya tarik orang melakukan transaksi jual beli secara online, fitur yang di sediakan toko online semacam shoppe, lazada, Bukalapak, jd id, dan lainnya memungkinkan pembeli memilih dan membandingkan harga dari para penjual, hal ini dikarenakan mereka dapat memilih barang impian dari banyak toko sesuai deskripsi yang mereka inginkan dengan pilihan harga terbaik.


Bagian terpenting lainnya dari model transaksi online melahirkan usaha jasa pengiriman yang merupakan ekosistem dari sebuah proses pengiriman barang dari toko sampai ke tangan konsumen

Katakan lah jasa ekspedisi atau jasa pengiriman yang sudah besar dan familiar di Indonesia seperti Grab, Go-Send, JNE, J&T Express, TIKI, SiCepat, Ninja dan lain sebagainya banyak menawarkan pelayanan yang maksimal dengan harga yang kompetitif


Merekapun menyediakan pelayanan berupa web tracking paket yang bisa lacak secara realtime menggunakan sebuah resi yang diberikan oleh pihak jasa pengiriman barang tersebut, dari mulai pengemasan barang (packing), gudang pemberhentian sementara (drop point) di masing – masing daerah hingga sampai ke alamat pembeli, saat ini lebih canggih lagi karena biasanya dilengkapi dengan informasi kurir yang membawa paket atau barang tersebut.


Namun pada beberapa kasus bisa saja terjadi kesalahan semisal :


“ Paket ditahan sementara karena karena paket salah dikirimkan/salah penyortiran. Silakan hubungi pihak jasa kirim. “


“ Paket ditahan sementara karena sudah melewati jam operasional drop point “


“ Paket ditahan sementara di gudang J5 karena salah kirim/salah penyortiran “


“ Paket telah diterima “ - (padahal pembeli belum menerima paket).


" Paket ditahan sementara karena kesalahan kode pengiriman (TLC) "


" Paket ditahan sementara karena penerima mengambil sendiri ke Drop Point " - (padahal belum merasa mengambil paket)


Tentu laporan tersebut membuat konsumen merasa khawatir karena ada sesuatu yang salah pada proses pengiriman paket, khawatir paket tidak sampai apalagi jika barang tersebut adalah barang yang cukup mahal dan pembayaran sudah di bayar lunas


Kekhawatiran itu akan dapat di minimalisir jika seandainya kita mendapat informasi yang jelas terkait status laporan barang tersebut 

Contoh 

Kasus pertama

Status paket ditahan sementara karena salah kirim atau salah penyortiran. Hal ini bisa terjadi di karenakan  paket yang seharusnya dikirimkan ke kota A, terbawa ke kota B akibat salah penyortiran di drop point. Sebagai informasi, Penyortiran paket saat ini dilakukan secara manual oleh manusia biasa, maka kesalahan tersebut memungkinkan bisa terjadi. Namun bagi anda pemilik barang tidak usah khawatir

Kendati memerlukan waktu yang lebih lama namun  paket yang salah kirim tersebut pasti dikembalikan ke drop point asal dan dikirimkan kembali sesuai dengan alamat.


Kasus kedua status laporan  yang menyatakan bahwa paket ditahan sementara karena sudah melewati jam operasional drop point. 

Ini menunjukan bahwa paket telah sampai di drop point akan tetapi no resi belum terupdate bisa jadi drop point tempat persinggahan paket telah tutup. Kemungkinan yang bisa terjadi adalah telah terjadi keterlambatan pengiriman karena terjadi kendala seperti kemacetan atau bencana alam, sehingga tiba di drop point tidak sesuai estimasi perkiraan paket lalu kemudian paket  diproses pada hari berikutnya.


Kasus ketiga status laporan paket yang menyatakan ditahan di gudang  bisa jadi karena salah penyortiran atau salah kirim.

Mengingat penyortiran barang masih secara manual


Pada kasus selanjutnya status laporan  paket telah diterima, padahal barang tersebut belum diterima konsumen. Hal ini terjadi karena paket gagal diterima oleh konsumen, ketika konsumen tidak bisa di hubungi ,tidak ada di alamat tujuan paket atau kurir menemui kendala saat proses pengiriman berlangsung, Sehingga paket akan kembali di kirim pada hari berikutnya.

Jika hal ini berlangsung berhari-hari maka paket dengan status sudah di terima namun tidak sampai ke tangan konsumen biasanya akan di kembalikan kepada pihak penjual


Selanjutnya kasus status paket di tahan sementara yang biasa terjadi karena penerima mengambil secara langsung ke tempat drop point karena terjalin kerjasama antara kurir dan penerima sehingga ia lebih dahulu mengabarkan lewat pesan pribadi seperti WhatsApp atau SMS

Bisa juga kemungkinan kesalahan diakibatkan murni oleh jasa ekspedisi yang salah menginput data sehingga pengiriman menjadi terkendala dan barang di tahan sementara di gudang guna untuk di lakukan sortir ulang dan melakukan pengecekan alamat pemilik paket dengan konsekuensi durasi pengiriman menjadi lebih lama dari estimasi yang tertera sebelumnya



Sehingga kita sebagai konsumen jika hal hal di atas terjadi pada kiriman barang paket kita harus mengambil langkah 

1. Menghubungi no kurir atau jasa ekspedisi wilayah anda

2. Bersikap tenang dalam mengecek kesalahan yang mungkin terjadi untuk mendapatkan informasi akurat

3. Setelah mendapat kepastian jawaban atau melihat status pelacakan barang kembali normal seperti di bawah ini kita tinggal menunggu sampai paket tersebut datang 

Tracking paket



Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat

Post a Comment for "Status Paket di tahan sementara"