• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    terkini

    Iklan

    Ketika Opini Lebih Laku daripada Kebenaran

    Selasa, 06 Januari 2026, Januari 06, 2026 WIB Last Updated 2026-01-06T10:04:29Z

     

    Di era digital, opini sering kali lebih menarik daripada kebenaran. Bukan karena kebenaran tidak penting, tetapi karena kebenaran jarang sederhana.

    Opini menawarkan kepastian cepat. Kebenaran menuntut proses.

    Opini

    Mengapa Opini Mudah Dijual

    Opini mudah diproduksi, mudah dipahami, dan mudah disukai. Ia tidak memerlukan verifikasi mendalam, cukup keyakinan dan keberanian berbicara.

    Kebenaran sebaliknya:

    • Penuh nuansa
    • Sering tidak memuaskan emosi
    • Membutuhkan waktu

    Di pasar perhatian, opini lebih kompetitif.

    Masalah Ketika Opini Mendominasi

    Ketika opini mengalahkan kebenaran, diskusi berubah menjadi ajang adu suara. Siapa yang paling keras, bukan siapa yang paling tepat.

    Akibatnya:

    • Informasi bias menyebar luas
    • Kebingungan publik meningkat
    • Kepercayaan terhadap fakta melemah

    Belajar Membuat Jarak dari Opini

    Menghargai kebenaran berarti bersedia mengambil jarak dari opini—termasuk opini sendiri.

    Ini membutuhkan kerendahan hati intelektual: kesediaan untuk berkata, “Saya belum tahu sepenuhnya.”

    Penutup

    Kebenaran mungkin tidak selalu populer, tetapi ia membebaskan.

    Di dunia yang gemar beropini, keberanian mencari kebenaran adalah sikap langka.

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Ketika Opini Lebih Laku daripada Kebenaran

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer

    Iklan

    Close x